Sinovac Hingga Pfizer, Ini Efek Samping Dari Vaksin Covid

Dengan prediksi itu, Prof Kusnadi menegaskan sudah menjadi tugas fasilitas pelayanan kesehatan harus selalu siap mengantisipasi kemungkinan kejadian tersebut. Prof. I Gusti Ngurah Kade Mahardika, ahli virus dari Universitas Udayana menjelaskan, yang perlu menjadi perhatian adalah menurut WHO, batas minimal efikasi adalah 50 persen. Kusnandi Rusmil menambahkan bahwa dari lima juta orang yang divaksinasi, akan ada sekitar sepuluh orang yang menderita reaksi berat. “Ini kita lihat ya kalau reaksi berat di sini, Hepatitis B ini inactivated, jadi kita samakan antara vaksin Sinovac dengan Hepatitis B. Kejadian anafilaksis dari per sejuta dosis, itu satu sampai dua,” tuturnya. PIKIRAN RAKYAT – Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Unpad, Kusnandi Rusmil menjelaskan efek samping dari vaksin Sinovac.

Satu-satunya kendala, vaksin harus didinginkan hingga minus 70°C sebelum dipakai. “Memang ada efek samping, tapi tidak menyebabkan hal merugikan, dan jauh lebih baik dari efek sampingnya,” ujar Kusnandi. “Isu yang beredar vaksin begini vaksin begitu, itu enggak, Indonesia sudah terbiasa dengan imunisasi,” ungkap Kusnandi.

Namun, tidak ada interval maksimum antara dosis pertama dan kedua untuk kedua vaksin. Lebih lanjut Yohana menjelaskan, bahwa apabila terjadinya demam pada saat proses antibody, disarankan untuk minum obat paracetamol. Apabila tidak ada perubahan maka masyarakat diminta untuk ke-puskesmas terdekat.

Efek samping dari vaksin Sinoviac

“Hasil intern uji kinis di bandung, kejadian ikutan yang rendah, dan tidak ada kejadian ikutan yang serius karena vaksin,” ungkap Jarir At Thobari, Tim Komnas/Epidemiolog. Dalam pernyataannya, Kepala BPOM, Penny Lukito mengungkapkan vaksin corona diharapkan menjadi penentu dalam mengatasi pandemi di mana seluruh negara di dunia sedang melakukan hal yang sama. , yang dilihat dari uji klinis fase 1 dan 2 di China, dengan periode pemantauan 6 bulan,” tutupnya. VIVA– Program vaksin COVID-19 masih terus berjalan dengan pemantauan ketat akan efek samping yang ditimbulkan.

Beri tahu dokter jika Anda sedang mengalami gejala ISPA, seperti batuk, pilek, atau sesak napas dalam 7 hari terakhir, mendapatkan terapi untuk penyakit kelainan darah, atau menjalani transfusi darahrutin. “Mohon masyarakat tidak ragu melaporkan keluhan dari vaksinasi. Karena setiap laporan yang masuk akan sangat bermanfaat bagi pelaksanaan vaksinasi kedepannya di Indonesia maupun secara global,” tuturnya. Pemerintah saat ini melalui Badan Pemeriksa Obat dan Makanan masih menginvestigasi terkait adanya dugaan efek samping deadly dari vaksin AstraZeneca batch CTMAV547. Investigasi yang dilakukan ialah pengujian toksisitas dan sterilisasi dari vaksin tersebut. Hindra mengatakan, kasus kedua juga terjadi di Jakarta, lansia berusia 60 tahun.

“Dengan angka efikasi yang sudah melampaui standar minimal, maka sudah sangat bermakna dalam mencegah kejadian infeksi baru, baik pada penerima vaksin maupun populasi yang tidak menerima vaksin,” katanya. Hal ini menyatakan bahwa terjadi penurunan 65,3 persen kemunculan kasus pada kelompok yang divaksinasi. Besaran angka efikasi ini didapatkan dari perbandingan kelompok yang divaksin dan tidak divaksin. Tentang hal ini, sudah dibuktikan pada saat masa uji klinik yang terkontrol di Bandung. Apabila memiliki penyakit paru maka vaksin hanya bisa diberikan apabila kondisi terkontrol dengan baik.

Kita butuh vaksin Covid-19 untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan menekan angka penularan virus Covid-19,” jelasnya. Ia menjelaskan, Komnas KIPI telah mencatat total 229 laporan efek samping serius terkait program vaksinasi covid-19. Data diperoleh dari dua jenis vaksin yang paling banyak dipakai di Indonesia yaitu vaksin Sinovac dan vaksin AstraZeneca.