Perlindungan Hukum Terhadap Pemain Atas Pembelian Barang Virtual Dalam Recreation Online Jenis Freemium Di Indonesia

Bermain sport online tidak hanya dilakukan di warnet tetapi bisa dilakukan dimana saja asal membawa gadget dan juga ada jaringan web. Game on-line yang diminati di Indonesia seperti; Mobile Legends, PUBG, Free Fire dan Valorant ini membuat remaja sering lupa waktu. Maraknya game online juga menyebabkan remaja menjadi kecanduan terhadap permainan tersebut. Apalagi di situasi pandemi Covid-19 ini yang hampir semua aktivitas dilakukan di rumah, remaja hanya menghabiskan waktu seharian untuk bermain recreation on-line.

onlen game

Yang menjadi permasalahan bagi perusahaan recreation ialah mereka sulit untuk dapat menentukan siapa pihak yang sah. Apalagi untuk mendapatkan login tidak terdapat mekanisme verifikasi dan validasi yang ketat. Secara sederhana, penyelenggara recreation on-line dapat meminta untuk mengisi identitas dan e mail. Untuk verifikasi mereka hanya mengirimkan aktivasi ke e mail yang telah dimasukkan. Lihat saja Tobias Justin atau dikenal dengan Jess No Limit, seorang pemuda dari Jakarta yang menjadi seorang pro player sport Mobile Legend yang mendapatkan popularitas dan pendapatan yang besar dari bermain games on-line. Setiap permainan memiliki 25 ronde degan tim yang memenangkan 13 pertandingan akan keluar sebagai pemenang.

Klikdokter.com, Jakarta Seiring dengan semakin majunya teknologi, perkembangan hiburan pun ikut mengalami perubahan. Dari yang sebelumnya hanya sebatas hiburan atau permainan konvensional, kini anak-anak pun dapat memilih berbagai hiburan dari gawai atau dikenal dengan istilah sport online. Sistem pengaman fisik misalnya, perlu ada ruangan khusus untuk menempatkan pusat knowledge yang digunakan dalam sport on-line. Pusat data ini harus terkunci secara fisik, dan tidak dapat dimasuki oleh siapapun selain yang memiliki hak akses. Yang dimaksud dengan “andal” ialah bahwa Sistem Elektronik memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan penggunaannya.

Tidak sedikit remaja yang berubah menjadi pecandu recreation sehingga lupa pada jati diri mereka yang sesungguhnya. Dampak dari recreation online remaja juga sering berbicara kasar sehingga mereka terbiasa melakukan hal tersebut kepada siapapun bahkan kepada orang yang lebih tua. Bedanya sekarang remaja berkumpul hanya untuk bermain sport on-line hingga larut malam dan sering lupa akan kewajiban mereka. Perubahan perilaku sosial pada remaja masih akan terus berlanjut apalagi kita hidup di era modern serba praktis.

Akhir-akhir ini recreation on-line sangat banyak diminati oleh para kalangan remaja. Selain bisa untuk menghilangkan kejenuhan, game online juga bisa kita manfaatkan untuk mencari uang. Banyak sport on-line yang menawarkan hadiah menarik yang bisa kita tukarkan dengan uang. Oleh karena itu, meskipun perusahaan recreation on-line tidak mengikuti UU ITE dan turunannya, hukum Indonesia, secara normatif, dapat menjangkau perusahaan sport yang dimaksud.

Modern