Kabar Baik, Idai

Setelah vaksinasi prioritas tahap pertama untuk tenaga kesehatan, saat ini sudah mulai berlangsung vaksinasi Covid-19 prioritas tahap kedua yang meliputi petugas pelayanan publik dan warga lanjut usia . Penelitian ini berfokus pada kelompok tenaga kesehatan baik yang belum divaksinasi maupun yang sudah di vaksinasi, baik dosis pertama maupun yang sudah vaksinasi lengkap. Dr. Astuti mengatakan bahwa RSUI menyambut baik kunjungan ini dan berharap akan memberikan Kong4D semangat bagi RSUI untuk terus melaksanakan program yang sudah berjalan dari tanggal 22 Maret 2021. “Keunggulan sentra vaksinasi RSUI terletak pada tersedianya tenaga vaksinator yang banyak, kami berkolaborasi dengan berbagai fakultas Rumpun Ilmu Kesehatan di UI dalam penyediaan tenaga sumber daya manusia,” ujar dr. Astuti. Amnesty International mengingatkan bahwa 9 dari 10 orang di negara miskin kemungkinan tidak bisa mendapatkan vaksin corona.

Kabar baik bahwa Indonesia sudah banyak yang di vaksin

Negara-negara tersebut bahkan tidak ditampilkan dalam statistik vaksinasi WHO. Mengutip akun Instagram @adamprabata menuliskan bahwa ibu menyusui boleh dan aman untuk divaksin Covid-19. Seperti diketahui, vaksin Sinovac dan Astrazeneca merupakan dua jenis vaksin Covid-19 yang sudah tersedia di Indonesia.

Budi mengatakan vaksin COVID-19 yang didatangkan pemerintah akan terus bertambah. Maka, semakin banyak vaksin COVID-19 yang datang, pemerintah akan bisa lebih cepat menyuntikkan vaksin itu ke masyarakat. Maka, makin banyak vaksin COVID-19 yang datang, pemerintah akan bisa lebih cepat menyuntikkan vaksin itu ke masyarakat. “Karena vaksin jadi buatan Moderna ini membuat whole vaksin yang dimiliki Indonesia bertambah menjadi lebih dari a hundred juta vaksin, baik bahan jadi atau pun bahan baku,” ungkapnya. “Di bulan Agustus akan datang sekitar 45 juta dosis terdiri dari Sinovac, AstraZeneca, Moderna, maupun Pfizer,” ujarnya.

Selain itu, masih banyak lagi informasi keliru yang beredar dan perlu diluruskan. Sejumlah persoalan terkait rencana VGR individu akan diuraikan sebagai berikut. Berikut ini beberapa kandidat vaksin corona yang hingga saat ini disebut akan memenuhi kebutuhan dosis yang diperlukan di Indonesia. Sejumlah negara di dunia termasuk Indonesia, juga memutuskan akan memberikan secara gratis vaksin COVID-19 untuk warganya jika sudah tersedia. Tahapan ini, kata dia, sangat penting karena prototipe dikembangkan dan akan ada uji klinis di Bio farma.

Serbia, salah satu negara bekas Yugoslavia dengan populasi 7 juta orang juga ngebut dengan program vaksinasi massal. Kuotanya mencapai 22 per one hundred orang (posisi 4/3/21) Menteri kesehatan Serbia, Zlatibor Loncar secara simbolis mendapat vaksinasi anti Covid-19 buatan Sinopharm, Cina di Beograd akhir Januari silam. Uni Emirat Arab menyusul di posisi kedua dengan kuota vaksinasi per kapita mencapai 62 per one hundred penduduk.

Bambang Agus Kironoto., menyampaikan pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 bagi mahasiswa dan keluarga pegawai UGM ini merupakan bentuk nyata komitmen UGM mendukung percepatan vaksin di tanah air. Dengan begitu, diharapkan dapat meningkatkan cakupan vaksinasi sehingga segera terbentuk kekebalan kelompok. Oleh karena itu, Muhadjir menyebutkan, kerja sama berbagai pihak sangat dibutuhkan baik melalui pihak swasta, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan dan juga lembaga masyarakat lainnya untuk bergotong royong, bahu membahu mempercepat program vaksinasi ini. Vaksinasi Covid-19 di Indonesia sudah resmi dimulai sejak thirteen Januari 2021, dengan sasaran pertama adalah tenaga kesehatan.

“Kami sampikan dengan good labortorium pratice, uji lab yang baik dan cara produksi vaksin tersebut sudah dilakukan sebaik-baiknya ini tentunya akan menghindari kegagalan pada saat uji klinik pada manusia,” katanya. Reuters memberitakan, menurut pejabat WHO, hanya ada vaksin yang jumlahnya sangat terbatas yang akan tersedia pada paruh pertama 2021 untuk orang prioritas selain petugas kesehatan. “Terima kasih saya ucapkan atas antusiasme, kerja keras dan semangat yang diberikan oleh Sea Group, sebagai induk perusahaan Shopee dan Garena yang turut mengambil peran dalam upaya menanggulangi dan mempercepat pemulihan pandemi Covid-19,” imbuhnya. “Dari sisi provide ada pemerintah yang menyediakan vaksin dan infrastruktur pendukungnya, di sisi demand harus ada masyarakat yang mau datang untuk divaksin. Anies menuturkan, kegiatan vaksinasi massal turut mempercepat target vaksinasi harian. Kegiatan ini tercapai berkat kolaborasi Pemprov DKI Jakarta dengan pemerintah pusat, Kemenkes, TNI-Polri dan lembaga kemasyarakatan lainnya.

AS juga hampir tidak mengekspor vaksin sama sekali, sementara UE hingga sekarang hanya mengizinkan pasokan untuk dikirim ke negara-negara termiskin. “Ini akan memungkinkan negara-negara miskin atau semua perusahaan di seluruh dunia yang mampu memproduksi vaksin untuk melakukan hal itu. Dapat berjalan seiring dengan transfer teknologi yang relevan,” kata Weinreich kepada DW. Saat virus bertemu inang baru, virus dapat terus bermutasi dan pada titik tertentu kemungkinan berkembang varian yang dapat kebal dari semua vaksin yang ada. Di peta vaksinasi international, masih ada banyak negara Afrika yang menunggu pasokan, mulai dari Libya hingga Madagaskar.